Sejarah Hadiah HK

Sejarah Hadiah HK

April 3, 2021 0 By Richard Anderson


HK Prize telah terdapat sejak 2003, & merupakan organisasi nirlaba yang bekerja guna memperbaiki kondisi pedagang kaki lima di Hong Kong. Wujud utama dari HK Prize adalah menghilangkan pedagang kaki lima dari daerah Menonjol dan Shekong metropolis. Mereka sebagian gede terdiri dari anak muda Tionghoa yang mencoba mencari nafkah dengan menjual kerajinan tangan di jalanan. Vendor ini menawarkan barang-barang seperti parasut, pakaian, buah-buahan dan sayuran, peralatan menjarah dari perak, kendi alkohol lokal serta asing, serta peralatan elektronik.

Pendiri Hadiah HK, Tuan Lee Hung Soon, nampi gelar bahasa Inggrisnya di Universitas Glasgow sebelum melanjutkan untuk mendapatkan gelar MBA dari Universitas Beijing Cina. Dia lantas bekerja sebagai bankir investasi di New York City selama beberapa tahun akan tetapi tidak dapat medapati pekerjaan di bidang yang dia seleksi karena latar belakangnya. Karena itu, Mr. Hung segera menuruti untuk membentuk satu buah perusahaan untuk menguji dan membantu menjual produk di Inggris. Produk pertama yang mereka rilis ialah sederet payung yang mereka namakan Sheng Tan Fujiyai, / Rainy Day Umbrella.

Produk ini tidak bekerja dengan indah dan tidak bertekun lama, dan setelah beberapa penelitian ditemukan bahwa Mr. Hung berasal dari China. Hal ini menyebabkan Tuan Hung menghasilkan garis payung nun dikenal sebagai Sheng Tan Fujiyai. Akan tetapi, alih-alih menggunakan bambu untuk membuat payung udara ini, dia malah menggunakan bahan Nun. Ini disebabkan oleh fakta bahwa mayoritas penduduk daratan menentang penggunaan bahan Yang untuk benda-benda sebagaimana payung. Data sidney itu karena adanya kekhawatiran bahwa kain dengan dihasilkan akan terlalu lemah dan tak tahan terhadap penetapan cuaca buruk dengan dialami di Hong Kong. Oleh olehkarena itu itu, ketika Tuan Hung mulai memproduksi Sheng Tan Fujiyai, dia memutuskan untuk mengubah namanya jadi “Hadiah HK” nun lebih modern dan sesuai dan memasarkannya dengan namanya swasembada.

Logo asli Industri Hadiah Hong Kong, Sheng Tan Fujiyai, adalah penggambaran dua kepalan yang bertemu di tengah pelangi. Kepalan melambangkan nasib baik, sedangkan bianglala melambangkan keberuntungan. Olehkarena itu simbolisme ini, banyak orang menafsirkan markah dengan cara nun berbeda, beberapa beriktikad itu sebagai kode keberuntungan dan kurang lebih percaya bahwa itu mewakili energi yin dan yang, dengan diyakini sebagai dua kekuatan yang bertentangan namun kuat dalam alam semesta.. Jumlah orang juga dengan percaya bahwa hujan melambangkan hujan, dan simbol pada payung udara dimaksudkan untuk melambangkan metafora kehidupan tersebut sendiri. Apapun alasannya, payung Sheng Tan Fujiyai telah jadi citra yang luar biasa ikonik dari sukma Hong Kong.

Kira-kira populer lainnya yang dijual di kaki gunung bendera Hadiah Hong Kong adalah Timpang Jacarini Eaton. Penghargaan Jacarini Eaton diberikan setiap tahun menurut seorang individu, nun menurut peraturan lomba harus memasak hidangan lima hidangan nyata dan komprehensif cuma dengan menggunakan makanan laut segar & bersih. Trofi tersebut kemudian diberikan kepada orang yang sudah menyimpan lima hidangan itu. Peraturan resmi akan halnya pemberian piala ini menyatakan bahwa individu yang memasak makanan paling mahal hendak menerima penghargaan dengan didambakan. Hal ini tidak selalu tercipta karena harga makanan laut mentah lazimnya lebih tinggi dari yang ditemukan di restoran, dan banyak diantara kita mencoba memasak kepiting mentah tanpa dampak.

Ada juga reputasi tradisional Hong Kong seperti penghargaan By Far East, yang diberikan kepada bagian militer yang sudah menunjukkan komitmennya pada komunitas militer. Prestise tersebut terbuat dari warna kuning, megah dan perak dan diberikan oleh seorang anggota TNI yang bertugas di pendatang negeri. Orang nun memberikan penghargaan lantas diminta untuk menyatakan puisi yang menggantikan komitmennya untuk menjaga. Tradisi serupa dipakai saat mempersembahkan Hadiah HK kepada penerima Penghargaan Bantuan Kesentosaan Internasional. Para pemimpin penghargaan ini lazimnya menyajikan puisi dengan makna yang dikaitkan dengannya.